Pemkab Muba Raih Penghargaan Kearsipan Nasional Kategori “AA” Sangat Memuaskan

KATANDA.ID, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meraih penghargaan kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia. Penghargaan kategori “AA” Sangat Memuaskan diserahkan langsung Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito, M.Eng pada Rapat Koordinasi Kearsipan Tahun 2026 di Ruang Noerhadi Magetsari Gedung C Lt. 2 ANRI, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyebut, capaian ini menempatkan daerahnya di jajaran terbaik nasional. “Penghargaan ini menempatkan Muba sebagai salah satu daerah dengan tata kelola kearsipan terbaik di tingkat nasional,” katanya.

Penghargaan diberikan atas komitmen kuat dalam pengawasan kearsipan, pelaksanaan pemusnahan arsip, serta keaktifan dalam pengelolaan tata naskah digital. Wabup Muba menegaskan capaian ini bukti nyata tata kelola pemerintahan yang bersih. “Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemkab Muba dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba dr H Azmi Dariusmansyah MARS, ucapan terima kasih apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim pengawas kearsipan dan OPD terkait atas keberhasilan pelaksanaan pengawasan kearsipan tahun 2026.

“Keberhasilan ini adalah bukti komitmen bersama dalam mewujudkan tertib arsip, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip yang profesional dan modern. Salam Arsip! Arsip Tertib, Muba Hebat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito M.Eng menekankan peran vital arsip bagi masa depan bangsa. “Negara yang mampu mengelola arsipnya akan mampu mengendalikan masa depannya,” tegasnya.

Menurutnya, arsip adalah sumber daya strategis dan penjaga memori kolektif bangsa. “Arsip dimaknai bukan sekadar rekaman masa lalu, melainkan fondasi penting dalam pengambilan keputusan dan inovasi layanan publik,” kata Mego.

Rakor Kearsipan 2026 mengangkat tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. ANRI mendorong bidang kearsipan mendukung prioritas nasional melalui pelestarian kebudayaan dan transformasi kearsipan guna mengembangkan tata kelola pemerintahan yang berdaya guna.

Tiga program prioritas ANRI saat ini yaitu Pengembangan Budaya Tertib Arsip, Perluasan Layanan Kearsipan untuk Publik, dan Pengembangan Pusat Khazanah Kearsipan Nusantara.

“Untuk itu saya ucapkan selamat kepada daerah yang hari ini mendapatkan penghargaan. Semoga rasa bahagia setelah menerima penghargaan ini, bisa terus menjadi motivasi untuk semakin baik,” tutup Kepala ANRI. (*)

Pos terkait