Kementerian BUMN Puji Capaian Positif Target Semen Baturaja Pasca Intergrasi

Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Hendrika Nora Osloi Sinaga bersama Direktur Utama PT SMBR Tbk Daconi saa berada di area lokasi pertambangan batu kapur dan tanah liat. (FOTO : Humas SMBR)

KATANDA.ID, Baturaja – Pasca integrasi PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada 19 Desember 2022, BUMN semen yang berpusat di Palembang ini mencapai prestasi melampaui capaian dari target yang ditetapkan.

Pujian atas capaian prestasi SMBR tersebut terungkap pada kunjungan kunjungan Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Hendrika Nora Osloi Sinaga dalam rangka monitoring dan evaluasi capaian Key Performance Indicator (KPI) Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2022, pekan lalu ke Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Hendrika didampingi Direktur Utama Daconi Khotob, Direktur (Fungsi Keuangan & SDM) Rahmat Hidayat dan Direktur (Fungsi Operasi) Suherman Yahya dan Direktur Operasi SIG Reni Wulandari.

Kunjungan ke SMBR ini bertujuan untuk meninjau hasil integrasi SMBR ke SIG yang merupakan langkah besar dalam dunia industri semen dan mencapai prestasi sukses. Integrasi PT SMBR Tbk menjadi anak usaha PT SIG Tbk pada 19 Desember 2022 guna memperkuat posisi BUMN sub klaster semen dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif.

Menurut Hendrika Nora Osloi Sinaga kunjungannya ke BUMN semen di Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut untuk meninjau pencapaian hasil integrasi SMBR ke SIG, “Kementerian BUMN sangat mengapresiasi hasil positif yang telah dicapai melalui integrasi SMBR ke SIG. Integrasi ini membawa dampak signifikan dalam meningkatkan kinerja keuangan, jalur distribusi, dan penguatan posisi pasar semen, terutama di wilayah Sumatera Selatan yang telah menjadi basis pemasaran SMBR,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama SMBR Daconi Khotob memaparkan capaian realisasi penciptaan nilai integrasi atau value creation sampai Juli 2023 telah melebihi target atau sebesar Rp217,3 miliar (157 persen terhadap target Rp138,4 Miliar atau 78 persen terhadap target FY 2023 Rp279 miliar). Terdiri dari Realisasi Penciptaan Nilai Inisiatif sesuai Dokumen Kajian Bersama Rp198,6 miliar dan Realisasi Penciptaan Nilai Inisiatif baru Rp18,7 miliar.

“Beberapa inisiatif baru yang mampu memberikan kontribusi terhadap penciptaan nilai integrasi, antara lain implementasi optimalisasi pemeliharaan pabrik, efisiensi nilai persediaan spare part, reprofiling pinjaman sindikasi, efisiensi biaya dari tender asuransi bersama,” katanya.

Menurut mantan Direktur Produsi dan Pengembangan SMBR, capaian nilai integrasi ini juga didorong oleh peningkatan produktivitas karyawan. Sekitar 87 persen dari mayoritas karyawan SMBR merupakan para milenial. “Artinya, mereka siap untuk berkolaborasi demi kemajuan perusahaan dan holding, serta siap untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.”

Daconi juga optimis, integrasi yang sukses ini memperkuat posisi SIG sebagai pemain kunci dalam industri semen, dengan SMBR yang kini secara solid menjadi bagian tak terpisahkan. Capaian ini tidak hanya memperkuat posisi BUMN sub klaster semen, tetapi juga menciptakan momentum positif untuk menghadapi tantangan pasar yang kompetitif di masa mendatang. (ril/mas)

Pos terkait