Persiapan yang baik membuat kita bisa menyampaikan presentasi lebih baik. 1. Who is my public? Siapa dan berapa orang yang akan berbicara dengan saya atau yang akan hadir? Pemahaman akan publik akan mempermudah kita dalam menyiapkan materi.
2. What is my topic about? Apa yang akan saya sampaikan? Tidak hanya mempelajari isi presentasi yang kita berikan, pelajari juga hal-hal yang berhubungan dengan materi untuk menambah wawasan.
3. Why should I talk about it? Mengetahui alasan mengapa topik harus disampaikan/dibicarakan. Jangan berhenti di satu kali pertanyaan „mengapa, usahakan gali lebih dalam alasan mengapa kita berbicara agar menemukan inti permasalahannya.
4. When? Kapan saya bicara dan berapa banyak waktu yang saya miliki? Dengan mengetahui kapan kita bicara, kita dapat menyiapkan segala sesuatu sebelum waktunya.
5. Where? Di mana saya bicara? Bicara di lingkungan tempat kita sudah biasa berada tentunya lebih nyaman dibandingkan dengan bicara di tempat yang baru pertama kali kita kunjungi. Ketahui di mana dan bagaimana suasana serta pengaturan ruang tempat kita bicara. Dengan mengetahui tempat terlebih dahulu, setidaknya membuat kita menjadi lebih tenang.
6. How? Bagaimana membuat presentasi/pidato saya menarik? Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, kita dapat melakukan riset dan mengumpulkan informasi yang dapat mendukung presentasi dan pengetahuan kita tentang materi. Setelah itu, kita dapat mengatur susunan penyampaian yang menarik dan mudah dimengerti publik. Gunakan alat bantu visual yang diperlukan guna mendukung presentasi.
Pada pelatihan yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan PUPR Muba seluruh pesertanya perempuan, maksud dan tujuan adalah memberikan kemampuan kepada kaum perempuan mampu berbicara di depan umum dan mampu membangun komunikasi dengan siapapun sehingga setiap ide yang ada dalam dirinya dapat tersampaikan dengan baik.
Memang kerap dijumpai, salah satu kendala paling mendasar pada diri perempuan adalah kurang mampu menyampaikan pendapat atau berkomunikasi dengan baik, sehingga kondisi ini sangat berpengaruh pada peningkatan dan pengembangan dirinya.
Belum cakapnya perempuan dalam berbicara di depan umum karena berbagai sebab, diantaranya karena tidak pernah berorganisasi, tidak pernah mengikuti pelatihan maupun tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan yang sifatnya mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas kemampuan dirinya.









