Partai Demokrat ‘Endus’ Penggelembungan Suara Partai Nasdem

Pengawalan penghitungan suara di Kecamatan Sukarami.

KATANDA.ID, Palembang – Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengendus adanya upaya penggelembungan suara hasil Pemilu Legislatif DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Sumsel.

Tim pemenangan Partai Demokrat, mencium adanya dugaan penggelembungan suara, yang akan dilakukan PPK Kecamatan Sukarami, untuk menguntungkan salah satu calon DPR RI dari Partai Nasdem.

Hal itupun membuat Tim pemenangan Partai Demokrat turun tangan, untuk mencegah penggelembungan suara di Kecamatan Sukarami tersebut.

Koordinator Tim Pemenangan Partai Demokrat, Marhaili Sutomo mengatakan kepada wartawan menuturkan, pihaknya mencium ada upaya kuat indikasi penambahan suara di Kecamatan Sukarami, untuk menguntungkan salah satu calon DPR RI dari Partai Nasdem.

“Kami mencium ada indikasi penggelembungan suara ke Partai Nasdem, dan hari ini kami membawa bukti C1 dan akan pihaknya cocokan dengan rekab B yang dilakukan PPK Kecamatan Sukarami,” sampainya.

Pria yang akrab disapa Tomo ini mengatakan, Partai Demokrat akan melakukan pengawalan terhadap penghitungan suara di Kecamatan Sukarami.

“Kami akan kawal perhitungan tersebut dan hasilnya pun harus sesuai dengan perhitungan yang ada di lapangan dan TPS. Jangan sampai merugikan Partai Demokrat,” ulasnya.

Saat ini, pihaknya akan standby di sekitar kantor Kecamatan Sukarami, untuk melihat hasil pleno yang sebenarnya, tanpa ada drama salah perhitungan di TPS oleh KPPS.

“Polanya hampir sama, kami melihat adanya unsur kesengajaan di bebrapa TPS yang dilakukan KPPS mengenai penambahan suara, karena ini sudah yang keberapa,” ungkapnya.

Pengawalan dilakukan juga hari ini, karena pihaknya melihat upaya penambahan suara ini, akan mengancam partai demokrat khususnya terhadap kursi DPR RI.

“Jika hal ini terjadi, maka yang terkena dampaknya langsung adalah Partai Demokrat calon anggota DPR RI nya. Itulah kami akan kawal,” terangnya.

Adapun tuntutan Partai Demokrat hari ini, meminta PPK melakukan penghitungan suara ulang, jika memang hasilnya tidak sesuai dengan fakta dilapangan.

“Bila hasilnya berbeda dengan data di lapangan, kita meminta perhitungan ulang surat suara itu di tempat,” tegasnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi PPK Sukarami belum dapat memberikan jawaban, karena saat ini masih berlangsung penghitungan suara untuk DPRD Provinsi Sumsel. (*)

Pos terkait