KATANDA.ID, Lubuklinggau – Ketua Umum Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Selatan, Joncik Muhammad, secara resmi melantik Pengurus Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kota Lubuklinggau masa bakti 2026–2031.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Gedung Embun Semimbar Universitas PGRI Silampari (UNPARI), Jalan Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Rabu (29/7/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat (Yoppi Karim), unsur Forkopimda, kepala OPD, alumni organisasi Cipayung seperti PA GMNI dan IKA PMII, para alumni HMI dari berbagai angkatan, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu dibacakan Surat Keputusan kepengurusan MD KAHMI Kota Lubuklinggau yang menggunakan sistem kolektif kolegial melalui lima orang presidium, yakni Prof. Dr. Rudi Erwandi mewakili kalangan perguruan tinggi (Rektor UNPARI), Agus Maryanto dari kalangan pemuda, Azhari dari kalangan tokoh agama, Rinaldi, S.P. mewakili kalangan politikus sekaligus anggota DPRD, serta Dr. Ruddy Wijaya, S.H., M.Si. dari unsur birokrat.
Bersamaan dengan itu juga dilantik lima Presidium FORHATI Kota Lubuklinggau, yaitu Pertiwi, Vury Ginita, Novi Aryani, Rosnida, dan Fitria Khusnul Khotimah.
Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Lubuklinggau Prof Dr Rudi Erwandi dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan di tubuh MD KAHMI berbeda dengan organisasi pada umumnya karena menerapkan sistem presidium.
“Perlu kami sampaikan kepada Bapak Wali Kota bahwa MD KAHMI Lubuklinggau menggunakan sistem presidium, bukan sistem presidensial.
Lima orang presidium ini akan menjalankan roda organisasi secara bersama-sama dan bergantian sesuai mekanisme organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi lintas generasi alumni HMI yang dahulu ditempa dalam perjuangan intelektual dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semangat perjuangan mahasiswa HMI tidak boleh padam setelah menjadi alumni. Dahulu kita ditempa menjadi insan pencipta, pengabdi, pencinta, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridai Allah SWT. Semangat kritis itu harus tetap hidup sebagai bentuk kepedulian terhadap bangsa dan daerah. Jadi Pak Wali Kota, jangan takut kalau adik-adik HMI melakukan demonstrasi. Selama dilakukan dengan cara yang benar, itu adalah kritik yang membangun demi kemajuan Kota Lubuklinggau,” tegasnya.
Sementara itu, Presidium FORHATI Sumatera Selatan, Heni Susanti, menyampaikan bahwa FORHATI siap menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai program pemberdayaan perempuan, keluarga, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Kami dari FORHATI siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Kami juga berharap Bapak Wali Kota dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan dan program-program FORHATI di Kota Lubuklinggau agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Umum MW KAHMI Sumatera Selatan, Joncik Muhammad, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus MD KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga marwah organisasi serta melanjutkan nilai-nilai perjuangan HMI melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus MD KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau yang baru dilantik. Amanah ini adalah tanggung jawab untuk terus mengabdi kepada umat, bangsa, dan daerah dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas yang diwariskan HMI,” ujar Joncik.
Dalam kesempatan tersebut, Joncik Muhammad juga mengusulkan kepada MD KAHMI Kota Lubuklinggau agar Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat (Yoppi Karim) diangkat sebagai anggota kehormatan alumni HMI sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan kedekatannya dengan keluarga besar HMI.
Menutup rangkaian acara, Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan MD KAHMI dan FORHATI. Ia berharap KAHMI dapat terus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Lubuklinggau.
“Pemerintah Kota Lubuklinggau membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan KAHMI dan FORHATI. Kritik yang disampaikan secara konstruktif merupakan bagian dari kontrol sosial yang sangat diperlukan demi kemajuan daerah. Semoga kepengurusan yang baru mampu menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat Lubuklinggau,” pungkas Yoppi Karim. (Mil)










