Fauzi Amro Serahkan PIP kepada 122 Siswa SMKN 3 Lubuklinggau

KATANDA.ID, Lubuklinggau – Anggota DPR RI tiga periode dari Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I, H. Fauzi Amro, M.Si., menyerahkan secara simbolis Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 122 siswa dan siswi SMK Negeri 3 Lubuklinggau.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan saat kunjungan kerja Fauzi Amro dalam masa Reses Persidangan V Tahun Sidang 2025/2026 di SMK Negeri 3 Lubuklinggau, Jalan Pioneer, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Fauzi Amro didampingi Kepala SMK Negeri 3 Lubuklinggau, Suharjendro. Sebanyak 122 siswa penerima PIP hadir dalam kegiatan penyerahan secara simbolis tersebut.

Fauzi Amro mengatakan, PIP merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu siswa dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat mengikuti pendidikan dengan baik.

“Hari ini saya melakukan kunjungan ke SMK Negeri 3 Lubuklinggau, didampingi kepala sekolah dan 122 siswa-siswi penerima Program Indonesia Pintar,” kata Fauzi Amro yang ketua umum HA IPB

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 dirinya turut memperjuangkan program PIP bagi sekitar 10.000 siswa dan siswi jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK yang tersebar di wilayah Dapil Sumsel I.

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Kota Palembang.

“Totalnya pada tahun 2026 ada sekitar 10.000 siswa-siswi penerima PIP yang tersebar di wilayah Dapil Sumsel I. Mudah-mudahan program ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu siswa yang membutuhkan,” ujarnya.

Fauzi menegaskan, bantuan PIP harus diterima secara langsung oleh siswa penerima dan tidak boleh ada potongan.

“Mudah-mudahan PIP ini bermanfaat dan berguna bagi siswa. Bantuan ini harus diterima langsung oleh siswa tanpa potongan,” tegasnya.

Menurutnya, mekanisme pencairan dilakukan melalui rekening bank. Siswa penerima membuka rekening BNI, kemudian dana PIP dicairkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

Pihak sekolah juga diminta ikut melakukan pengawasan agar bantuan tersebut digunakan sesuai kebutuhan pendidikan siswa.

“Untuk mekanismenya, siswa membuka rekening di BNI dan selanjutnya dilakukan pencairan. Pihak sekolah juga ikut mengawasi pemanfaatannya agar bantuan ini benar-benar digunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan,” jelas Fauzi.

Ia berharap program PIP dapat terus berlanjut dan jumlah penerimanya semakin meningkat sehingga mampu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Mudah-mudahan program PIP ini terus berlanjut dan bisa membantu siswa-siswi yang sangat membutuhkan, sekaligus meringankan beban orang tua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Lubuklinggau, Suharjendro, menyambut baik adanya bantuan PIP tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu siswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Program PIP ini sangat membantu kami, terutama bagi siswa-siswi yang kondisi ekonominya menengah ke bawah. Bantuan ini dapat membantu operasional siswa dalam menunjang kegiatan belajar mengajar,” kata Suharjendro.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fauzi Amro yang telah memperjuangkan program PIP bagi siswa SMK Negeri 3 Lubuklinggau.

“Ini luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada Kakak Fauzi Amro yang telah memberikan program PIP kepada siswa-siswi kami. Kami berharap ke depan program PIP ini semakin meningkat dan jumlah penerimanya juga bertambah,” pungkasnya. (Mil)

Pos terkait