KATANDA.ID, Lubuklinggau – Ketua terpilih Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Lubuklinggau, H Epi Syamsul Komar (HESK) Rajo Mudo terus mematangkan persiapan Baralek Gadang sekaligus pelantikan kepengurusan IKM Kota Lubuklinggau periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Senin, 14 September 2026 pukul 14.00 WIB di Hotel Smart Lubuklinggau, dengan mengusung nuansa adat dan budaya Minangkabau.
HESK menyebut, sejumlah tokoh penting telah diundang, di antaranya Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi. Selain itu, Lembaga Kerapatan Adat Minang (LKAM) tokoh adat Minangkabau Fauzi Bahar juga turut diundang dalam kapasitas sebagai tokoh adat dan niniak mamak.
“Alhamdulillah, saya sudah bertatap muka langsung dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru saat kunjungan kerja beliau di Lubuklinggau beberapa hari lalu. Saya mengundang beliau untuk hadir pada pelantikan IKM Kota Lubuklinggau dan beliau siap hadir pada Senin, 14 September nanti,” kata HESK.
HESK menambahkan, dirinya saat ini berada di Padang, Sumatera Barat, untuk secara langsung mengundang Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi agar dapat menghadiri Baralek Gadang sekaligus pelantikan IKM Kota Lubuklinggau.
“Saat ini saya juga berada di Padang untuk mengundang Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi. Saya juga mengundang Fauzi Bahar dalam kapasitas sebagai tokoh adat dan niniak mamak,” ujarnya.
Selain kedua gubernur, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat juga dipastikan diundang untuk hadir menyaksikan langsung prosesi pelantikan.
“Wali Kota Lubuklinggau akan hadir pada acara Baralek Gadang sekaligus pelantikan IKM Kota Lubuklinggau,” tegas HESK.
Rangkaian pelantikan akan dikemas dengan sentuhan budaya Minangkabau. Sebelum prosesi pelantikan, para pengurus IKM akan mengikuti arak-arakan dari Masjid Agung As-Salam menuju Hotel Smart.
Arak-arakan tersebut akan dimeriahkan tiga kelompok tambur Minang serta pertunjukan tari piring.
“Pengurus nantinya akan kita arak dari Masjid Agung As-Salam menuju lokasi pelantikan di Hotel Smart. Dalam arak-arakan itu akan ada tambur dari kelompok Minang dan juga tari piring,” jelas HESK.
Sementara itu pada malam harinya, kegiatan akan dilanjutkan dengan hiburan kesenian KIM yang disiapkan dengan berbagai hadiah menarik.
HESK berharap Baralek Gadang ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan keluarga besar Minang di Kota Lubuklinggau sekaligus memperkenalkan dan melestarikan budaya Minangkabau di tanah rantau.
Ketua BMKM, Amris, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Baralek Gadang tersebut.
Nilai-nilai adat Minangkabau diharapkan terus hidup dan menjadi pedoman bagi masyarakat Minang di Kota Lubuklinggau.
Sejumlah petatah-petitih dan pantun Minang juga akan mewarnai rangkaian kegiatan, sebagai bentuk penghormatan terhadap adat serta upaya melestarikan budaya Minangkabau.
‘Pai baralek ka Lubuklinggau, Bajalan basamo di rantau urang, IKM kini basatu padu, Adat Minang tetap dijunjuang’
Amris berharap kepengurusan IKM yang baru mampu menjadi wadah pemersatu seluruh keluarga Minang di Lubuklinggau, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Petatah-Petitih Pembuka, Sairiang balam jomarabah,Balam mandi marabah lalu. Sairiang salam jo sembah, Sambat lalu salam kembali.
Maknanya menggambarkan salam penghormatan dan sembah kepada seluruh tamu yang hadir dalam acara adat.
Filosofi itu diharapkan menjadi semangat bagi seluruh pengurus dan keluarga besar IKM Kota Lubuklinggau untuk bersama-sama membangun organisasi yang solid, saling membantu, serta menjaga persatuan selama periode kepengurusan 2026–2031. (Mil)










