KATANEWS.ID, Muba – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mulai berdampak terhadap kondisi udara.
Cuaca yang cenderung panas dan minim hujan membuat debu lebih mudah beterbangan sehingga berpotensi menurunkan kualitas udara. Kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Berdasarkan kondisi terkini, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Muba berada pada angka 129, yang masuk kategori tidak sehat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muba, Drs. M. Thabrani Rizky, saat dikonfirmasi media ini, Senin (24/8/2026), menjelaskan bahwa kondisi kualitas udara saat ini perlu menjadi perhatian masyarakat.
“Situasi terkini Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) 129. Bahwa kualitas udara tidak baik-baik saja atau tidak sehat. Tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan,” ujar Thabrani.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
“Kurangi aktivitas di luar ruangan, jangan lupa pakai masker saat ke luar rumah, periksa kualitas udara secara berkala, dan bagi anak-anak untuk tidak beraktivitas di luar rumah,” katanya.
Selain itu, Thabrani meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
“Jangan pernah membakar hutan dan lahan, serta masyarakat juga diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Asap akibat pembakaran hutan dan lahan dapat memperburuk kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan bagi kita,” jelasnya.
Thabrani menambahkan, kualitas udara yang buruk dapat membahayakan kesehatan masyarakat sehingga diperlukan kepedulian dan peran bersama untuk menjaga kualitas lingkungan.
“Kualitas udara yang buruk dapat membahayakan kesehatan bagi kita semua. Mari kita bersama-sama menjaga udara bersih untuk hidup yang lebih sehat, demi masa depan anak cucu kita,” harapnya. (Mam)










