Kepsek SD Muhammadiyah Nanti Giri Ditemukan Tewas di Sungai Lembak

Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan bersama Medis Puskemss Jarai turun ke lokasi ditemukan mayat, Selasa (19/4/2022). (Foto : Ismail)

KATANDA.ID, Lahat – Warga Desa Pamah Salak, Kecamatan Jarai mendadak heboh dikarenakan adanya penemuan sosok mayat perempuan di Air Sungai Lembak Desa Pamah Salak.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kapolsek Jarai AKP Indra Gunawan disampaikan Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH membenarkan telah ditemukan Mayat di Sungai Air Lembak Desa Pamah Salak Kecamatan Jarai sekitar pukul 07.30 Wib Selasa (19/4) oleh warga Desa setempat saat pergi mancing.

Bacaan Lainnya

“Mayat pertama kali ditemukan oleh saksi Risan (60) warga Desa Pamah Salak. Berdasarkan keterangan saksi atas nama Risan melihat mayat tersebut pada saat memancing di sekitar Sungai Air Lembak Desa Pamah Salak Pada Pukul 07.30 wib, posisi mayat tersebut terkelungkup di tengah Sungai Air Lembak. Kemudian saksi memberi tahu ada mayat kepada warga sekitar,” ungkapnya.

Masih dikatakan Lispono, berdasarkan keterangan dari saksi, Kapolsek Jarai berserta anggota melakukan cek TKP dan melakukan evakuasi mayat dibantu Puskesmas Jarai untuk dibawa ke Puskesmas guna dilakukan visum.

“Adapun identitas mayat tersebut diketahui
bernama Aminah (54), yang berstatus sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SD Muhammadiyah Desa Nanti Giri, beralamat di Desa Nanti Giri Kecamatan Jarai,” katanya.

“Pada saat dilakukan olah TKP posisi mayat dalam keadaan tertelungkup dengan menggunakan baju warna hitam motif bulat-bulat putih celana panjang warna hitam, sendal jepit warna hitam. Pada tubuh mayat tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan,” lanjut Lispono.

Masih katanya, berdasarkan keterangan dari keluarga Masrianto suami almarhumah (54) menyampaikan bahwa istrinya tidak pulang ke rumah sejak kemarin sore. Karena tidak pulang, maka dirinya selaku suami mencari istrinya dan menanyakan kepada keluarganya. Namun tidak ketemu sampai dengan adanya kabar penemuan mayat di sungai air Lembak Desa Pamah salak (didekat sawah miliknya).

“Pada Pukul 10.00 wib Setelah suami almarhum membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi. Kemudian Mayat tersebut di bawa oleh keluarga ke rumah duka di Desa Nanti Giri untuk di makamkan. (ism)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar