KATANDA.ID, Sekayu – Pejabat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 Field Ramba dan Pendopo bertemu Penjabat Bupati (Pj) Musi Banyuasin (Muba) Apriyadi.
Pertemuan yang berlangsung di kantor Bupati Muba tersebut, pejabat SKK Migas Sumbagsel dan KKSS tersebut dipimpin Kepala SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan.
Dalam keterangan pers SKK Migas menjelaskan, pertemuan tersebut membicarakkan sejumlah agenda diantaranya, rencana sinergi antar Pemerintah Kabupaten Muba dengan SKK Migas – KKKS untuk kelancaran operasi hulu migas di daerah kaya minyak tersebut.
Anggono Mahendrawan menyampaikan, selama ini industri hulu migas senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Musi Banyuasin untuk penyerapan tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan KKKS.
“SKK Migas bersama Pemkab Muba telah menggarap program unggulan Muba Vocational Center untuk wadah bagi putra putri Muba bisa memperoleh pelatihan spesifik dengan sertifikasi nasional ataupun internasional tentang industri migas,” ujar Anggono.
Anggono mengharapkan para peserta Muba Vocational Center yang telah menjadi SDM tersertifikasi juga dapat diterima untuk bekerja tidak hanya di Kabupaten Muba melainkan lintas provinsi bahkan negara.
Menurut Pj Bupati Muba Apriyadi, sinergi dan kolaborasi Dinas Ketenagakerjaan bersama SKK Migas – KKKS merupakan hal yang nyata memberikan kontribusi bagi putra putri di daerah Musi Banyuasin yang saat ini sudah banyak diterima bekerja di luar daerah Muba “Selain menjadi program yang membanggakan Muba Vocational Center merupakan terobosan pemerintah Kabupaten Muba bersama industri hulu migas,” katanya.
Apriyadi juga minta kepada industri migas yang ada di Muba untuk ikut memperbaiki jalan desa yang dilalui kendaraan operasional migas. “Saya minta agar jalan yang rusak dan dilalui oleh perusahaan ini bisa diperbaiki. Ini demi masyarakat Muba untuk memberikan efek positif yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi migas,” ujar Bupati yang sudah meninjau langsung di beberapa titik lokasi terutama di Kecamatan Jirak Jaya.
Sementara itu mengenai pekerjaan fasilitas Jirak Waterflood yang telah rampung menurut Field Manager PHR Regional 1 Zona 4 Field Pendopo I Wayan Sumerta akan siap memberikan kontribusi upaya peningkatan produksi migas di area Jirak.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut menurut Wayan Sumerta, secara perlahan juga akan diiringi dengan penurunan serapan tenaga kerja. Mendapat penjelasan tersebut Apriyadi meminta PHR Zona 4 tetap berkoordinasi dengan pemerintah serta masyarakat di Kecamatan Jirak dengan kelancaran operasi hulu migas akan memberikan kontribusi bagi daerah Muba dalam bentuk dana bagi hasil migas. (maspril aries)









