KATANDA.ID, Jakarta – Indonesia akan menjadi tuan rumah sidang umum Konfederasi Wartawan Asean atau General Assembly Confederation of Asean Journalist (CAJ) yang akan berlangsung di Bali dari 12-14 Oktober 2022.
Confederation of ASEAN Journalist (CAJ) atau Konfederasi Wartawan Asean adalah organisasi wartawan yang didirikan utusan dari organisasi wartawan nasional negara-negara anggota Asean (Association of South East Asian Nations atau Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara) pada 11 Maret 1975 di Jakarta. Indonesia diwakili oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Menurut Ketua Umum PWI Atal Depari, awalnya pendiri CAJ hanya terdiri atas PWI (Indonesia), NUJM (Malaysia), NPC (Filipina), SNUJ (Singapura) dan CTJ (Thailand). Kemudian pada Maret 1996 menyusul bergabung VJA (Vietnam) dan LJA (Laos). Lalu organisasi wartawan Myanmar dan Kamboja turut bergabung dalam wadah ini.
Pada sidang umum CAJ yang akan berlangsung di Bali, Indonesia akan menjadi President Confederation of Asean Journalist periode 2022 – 2024 dan akan dijabat oleh Atal S Depari selaku Ketua Umum PWI. Untuk jabatan Vice President CAJ periode 2022 – 2024 dijabat dari wakil organisasi wartawan Kamboja. Posisi Indonesia sendiri pada periode sebelumnya adalah Vice President CAJ.
“Dalam aturan CAJ, setelah dua tahun Thailand menjabat sebagai President CAJ maka Vice President CAJ yang saat ini dijabat oleh Indonesia otomatis menjadi President CAJ,” kata Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Selasa (11/10).
Menurut Atal S Depari didampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, “Dengan diselenggarakannya kegiatan General Assembly CAJ di Bali ini diharapkan dapat ikut mendukung Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Asean sehingga dapat melakukan desiminasi pemberitaan di kawasan anggota negara ASEAN dan memajukan kehidupan jurnalisme serta meningkatkan kehidupan pers yang bebas dan bertanggung jawab.”
Melalui CAJ menurut Atal dapat mempererat hubungan internal para wartawan Asean dan antara wartawan Asean dengan organisasi wartawan di seluruh dunia.
“Meningkatkan saling pengertian dan kerjasama antarwarga Asean demi terwujudnya kesejahteraan, keadilan sosial dan perdamaian serta memperjuangkan aspirasi dan kepentingan warga Asean sehingga terjalin saling pengertian dan penghargaan yang lebih baik oleh masyarakat dunia,” ujar Ketua PWI Pusat. (maspril aries)









