PWI Sumsel “Cawe-Cawe” Transformasi Bisnis Digital

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar. (FOTO : FB Firdaus Komar)

Sementara itu transformasi bisnis digital menurut Fadali Rahman dalam “Model Bisnis Di Era Transformasi Digital” (2002), adalah penerapan teknologi untuk membangun model, proses, perangkat lunak, dan sistem bisnis baru yang menghasilkan pendapatan yang lebih menguntungkan, keunggulan kompetitif yang lebih besar, dan efisiensi yang lebih besar.

Dalam penerapannya, transformasi bisnis pada era digital adalah upaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital. Dalam pengertian yang sederhana, transformasi bisnis adalah perpindahan atau pergeseran atau bahasa kerennya transformasi dari bisnis era konvensional ke era digital. Transformasi terjadi karena dianggap dapat dapat meningkatkan kinerja bisnis dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi skala besar.

Bacaan Lainnya

 Padanan kata transformasi bisnis sendiri lebih tepat dilekatkan pada perusahaan atau korporasi bukan unit bisnis atau pelaku UMKM karena transformasi bisnis adalah seluruh proses perubahan yang diperlukan oleh suatu korporasi untuk memposisikan diri agar lebih baik dalam menyikapi dan menjawab tantangan bisnis baru, lingkungan usaha yang berubah secara cepat maupun keinginan baru yang muncul dari dalam perusahaan.

Mengutip dari Jakarta Consulting Group (2016) bahwa kegiatan transformasi bisnis merupakkan pendesainan kembali secara serentak arsitektur genetika suatu perusahaan yang dilakukan dengan cara bekerja simultan kendati dalam kecepatan yang berbeda menyangkut empat dimensi atau 4R (Reforming, Restructuring, Revitalization, Renewals).

Pertama, Reforming : pergeseran konsep perusahaan mengenai apa dia dan apa yang dapat dicapainya. Kedua, Restructuring : mengencangkan badan perusahaan untuk mencapai tingkat kemampuan berkompetisi untuk mencapai prestasi puncak. Ketiga, Revitalization : menyangkut pencapaian pertumbuhan dengan cara mengaitkan perusahaan dengan lingkungan. Keempat, Renewals : menyanbkut aspek manusia dalam transformasi dikaitkan dengan semangat perusahaan.

Jadi transformasi bisnis merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha/ korporasi untuk mempertahankan eksistensinya. Dengan cara mengubah atau memposisikan kembali perusahaan ke bidang yang dianggap lebih menguntungkan disesuaikan dengan kondisi kenianm yang dihadapi oleh perusahaan.

Kini transformasi bisnis tersebut terjadi di era digital dimana perkembangan teknologi digital sendiri telah mendorong beragam perkembangan atau transformasi digital.

Menurut MP McDonald dan Russel Jones dalam “The Digital Edge – Exploiting Information and Technology for Business Advantage” (2012), sepanjang satu dekade terakhir, kita telah menyaksikan bagaimana besarnya pengaruh dari kemajuan teknologi yang terjadi terhadap perubahan cara beraktivitas masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan, yang dapat kita sebut sebagai transformasi digital. Efek dari transformasi digital ini juga telah merambah ke berbagai sektor dalam bisnis seperti mengubah cara kita dalam bekerja, berkomunikasi, dan juga merubah pola perilaku konsumen.

Sementara itu definisi transformasi digital menurut G Westernman dalam “Digital Transformation: A Roadmap for Billion Dollar Organization” (2011) adalah penggunaan teknologi dengan tujuan untuk secara umum meningkatkan kinerja atau jangkauan dari sebuah perusahaan.

Menurut C Lankshear dan M Knobel dalam, “Digital literacies: Concepts, policies and practices,” (2008), definisi transformasi digital adalah tingkat ketiga dan tertinggi dari keterampilan digital yang dicapai ketika penggunaan digital yang dilakukan juga menfasilitasi inovasi dan kreatifitas serta mendorong perubahan signifikan dalam bidang profesional ataupun pengetahuan.

Pos terkait