Febri Sumantri “Local Hero” Keban Agung Berkat Dukungan PTBA

Febri bersama peserta Pelatihan Manajemen Usaha Pembibitan dan Pembuatan Eco Enzyme. (FOTO : Humas PTBA)

#Serial Local Hero

KATANDA.ID, Tanjung Enim – Ada banyak “local hero” di pelosok negeri ini, salah satunya  “local hero” dari Desa Keban Agung di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Local hero dari Keban Agung tersebut lahir berkat dukungan dan kolaborasi dengan BUMN tambang PT Bukit Asam (PTBA) Tbk. Local hero tersebut bernama Febri Sumantri yang yang sukses mendorong peningkatan kesejahteraan Desa Keban Agung di Kabupaten Muara Enim.

Berkolaborasi dengan PTBA, Febri Sumantri bersama 44 orang anggotanya yang tergabung  di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Keban Agung menjalankan Program Eco Agrotomation.

Eco Agrotomation ialah budidaya tanaman berbasis otomasi yang ramah lingkungan untuk mendukung program penghijauan dan reklamasi perusahaan-perusahaan tambang”, kata VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Hartono, Selasa (31/10).

Menurut Hartono, Program Eco Agrotomation merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan PTBA.

“Program ini dijalankan bersama masyarakat sekitar perusahaan dalam rangka mendukung pencapaian target karbon netral atau

Lokasi pembibitan di Keban Agung. (FOTO : Humas PTBA)

dan mitigasi perubahan iklim. Program Eco Agrotomation terus mengalami perkembangan dengan bertambahnya masyarakat kelompok rentan yang terlibat, serta pengembangan kapasitas para aktor dalam menjalankan program”, ujarnya.

Berkat Program Eco Agrotomation, BUMDes Keban Agung mampu meraih omzet mencapai ratusan juta rupiah setiap tahun. Capaian tersebut membuat perkonomian masyarakat tumbuh, pendapatan Desa Keban Agung juga bertambah.

Selain itu, Febri berhasil mendorong transformasi masyarakat yang sebelumnya bekerja di Pertambangan Tanpa Izin (PETI) untuk turut bergabung menjalankan Program Eco Agrotomation. Menurut Febri Sumantri yang kini mendapat julukan Local Hero dari Desa Keban Agung, Program Eco Agrotomation telah membawa perubahan positif dan inspirasi bagi warga desa dan semua itu tidak lepas dari berbagai dukungan dari PTBA.

“Banyak bantuan yang telah kami terima dari Bukit Asam, seperti fasilitas green house dan sarana prasarana untuk melakukan pembibitan tanaman. Selain itu, kami juga mendapatkan pelatihan serta pendampingan secara berkala agar kami lebih berdaya sehingga dapat mengembangkan program ini menjadi lebih baik”, kata Febri.

Febri bercerita bahwa Program Eco Agrotomation yang diusung BUMN tambang batu bara tersebut semakin berkembang dan memiliki pusat pembelajaran kolektif, yakni Sentra Ilmu Eco Agrotomation. Febri pun ikut membagikan ilmu dan pengalamannya melalui Sentra Ilmu Eco Agrotomation.

Salah satu kegiatan yang telah diselenggarakan adalah Pelatihan Manajemen Usaha Pembibitan dan Pembuatan Eco Enzyme pada 10-11 Agustus 2023 lalu. Sebanyak 20 orang perwakilan masyarakat Desa Tanjung Raja, Desa Tanjung Karangan, Desa Keban Agung, serta Kelurahan Tanjung Enim hadir dalam pelatihan tersebut.

“Harapannya, Sentra Ilmu Eco Agrotomation ini dapat menjadi sarana yang baik untuk mempromosikan misi peduli lingkungan di masyarakat, serta memudahkan masyarakat dan instansi terkait untuk belajar dan turut berkontribusi dalam pengembangan budidaya tanaman,” ujar Febri. (ril/mas)

 

Pos terkait