KATANDA.ID, Lubuklinggau – Pj Wali Kota Lubuklinggau H Trisko Defriyansa menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, almarhumah Harni Sapawi yang merupakan Ibunda mertua M Ikhwan (awang) wartawan sekaligus keluarga besar KAHMI Lubuklinggau.
“Innalillahi wa inna ilayhi rojiun meski dalam suasana berduka kita senantiasa tetap bersyukur dalam keadaan apapun,” ucap Pj Wali Kota Lubuklinggau H Trisko Defriyansa saat melayat ke rumah duka almarhumah di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur Dua, Kita Lubuklinggau, Ba’da Jumat (1/11/2023).
Trisko mengucapkan, dalam kesempatan ini mewakili keluarga ahli musibah bahwa telah berpulang ke rahmatullah orang tua kita ibu/nenek dari keluarga kita yang bernama Harni Sapawi umur 74 tahun .
“Oleh karema itu kami keluarga besar mengharapkan bapak/ibu semua bisa menyolatkan dan menghantarkan diperistirahatan terkahir TPU Sinaraga. Kemudian kami menyampaikan permohonan maaf ibu harni sapawi apabila didalam pergaulanya dilingkungan ini terdapat kesalahanya untuk dapat dimaafkan.
dan kami juga memohon doa kepada kita semua agar ibu harni sapawi diberi kelapangan,siberi kemudahan untuk memghadap sang illahi allah swt.
Sebagaimana diketahui, almarhumah yang merupakan ibunda mertua awang, menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (31/11/2023) malam, pukul 22.30WIB di kediamanya.
Beliau meninggal dikarenakan penyakit komplikasi yang diderita dalam beberapa bulan belakangan.
“Semoga amal ibadah almarhumah ibunda mertua awang diterima di sisi Allah SWT, kita keluarga dan karib kerabat yang ditinggalkan tabah menghadapinya,” ucap Pj Wako Erik panggilan akrab diwaktu kecil.
Lebih lanjut pemimpin Kota Lubuklinggau itu juga mengingatkan bahwa setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian, cepat atau lambat semuanya sudah diatur oleh Allah SWT.
“Kullu nafsin dzaiqotul maut’, setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Hal ini tentunya menjadi sebuah pelajaran bagi kita yang masih hidup saat ini. Karena tugas kita di dunia adalah menyiapkan amal.
“Ada tiga amal yang tidak putus ketika kita kita meninggal. Sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang saleh,” imbuh Wako Lubuklinggau di hadapan keluarga dan para pelayat hendak diberangkatkan ke TPU. (mil)









