Tim SAR Gabungan Temukan Dua Orang Korban Hilang Terseret Arus Banjir Bandang Ulu Ogan

Tim SAR menemukan korban banjir bandang Ulu Ogan.

KATANDA.ID, Palembang – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang korban hilang, akibat terseret arus banjir Kecamatan Ulu Ogan, Sumatera Selatan.

Korban yakni bernama Hartati (60) dan Naslaini (58) warga Sumatera Selatan (Sumsel).

Saat peristiwa itu terjadi, dua kendaraan mencoba menerobos genangan air yang tiba-tiba meningkat akibat banjir bandang. Kendaraan tersebut terseret arus, dan para pengemudi serta penumpang tidak dapat menyelamatkan diri.

Menurut Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, korban ditemukan dipinggir Sungai Desa Keban Angung, Kecamatan Semidang Aji dengan posisi terjepit di tumpukan ranting dan kayu dengan keadaan meninggal dunia.

“Korban sudah ditemukan sekitar radius 14 KM dari lokasi awal kejadian. Meski dalam kondisi meninggal dunia,” kata Raymond Konstantin, Sabtu (25/5/2024).

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit umum Ibnu Sutoko Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel, guna dilakukan proses lebih lanjut.

“Jadi, total yang kami temukan sudah orang korban dan masih ada tersisa dua orang lagi,” tambah Raymond Konstantin.

Lanjutnya mengaku, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian kedua korban yang terseret arus banjir.

“Saya mohon doanya, agar kedua korban lagi segera ditemukan oleh Tim SAR gabungannya,” jelas Raymond Konstantin.

Diberitakan sebelumnya, Upaya pencarian korban banjir bandang di Kecamatan Ulu Ogan, Sumatera Selatan, terus dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan.

Banjir bandang yang terjadi pada Kamis dini hari (23/5/2024) telah menyebabkan beberapa orang hilang setelah dua kendaraan, sebuah dump truck dan sebuah travel engkel elf, terseret arus kuat.

Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, menjelaskan bahwa pihaknya segera menerjunkan dua tim rescue yang terdiri dari 14 orang lengkap dengan peralatan SAR menuju lokasi begitu menerima laporan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, satu tim rescue lengkap dengan peralatan SAR segera berangkat untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang,” ungkap Raymond, Jumat (24/5/2024). (Edi)

Pos terkait