Mahasiswa di Palembang Nyatakan Dukungan untuk 25 Media yang Digugat

KATANDA.ID, Palembang – Puluhan mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (Unsri), UIN Raden Fatah Palembang, dan Universitas IBA Palembang, memberikan dukungan penuh  kepada 25 media yang menjadi tergugat dalam perkara perdata yang tengah disidangkan di pengadilan.

Diketahui, gugatan terhadap 25 perusahaan media itu diajukan oleh Arimansa Eko Putra ke Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan keprihatinan atas gugatan yang dinilai berpotensi mengancam kebebasan pers.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai penyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada media-media di Palembang. Kami merasa media tidak boleh dibungkam, karena media merupakan sarana informasi bagi masyarakat. Masyarakat sangat membutuhkan informasi yang disampaikan media, sehingga tidak boleh ada upaya membatasi atau membungkam kerja-kerja pers,” ujar salah seorang perwakilan mahasiswa, di PN Palembang, Kamis (9/7/2026).

Sementara itu Robani perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang mengatakan, bahwa proses persidangan ini menjadi ruang bagi publik untuk mengawasi penegakan hukum sekaligus mengawal kebebasan pers.

“Ini merupakan ruang bagi publik untuk menyaksikan dan mengawal persidangan ini. Khususnya di Sumatera Selatan, gugatan terhadap sejumlah media ini menjadi perhatian karena berpotensi menjadi ancaman bagi demokrasi. Jangan sampai gugatan seperti ini menutup ruang kebebasan bagi jurnalis dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik, terutama peliputan isu-isu yang menjadi perhatian publik, termasuk dugaan tindak pidana korupsi,” kata Rohani.

Ia berharap proses hukum berjalan secara adil dan tidak menghambat kebebasan pers yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal jalannya persidangan sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan menyampaikan informasi kepada publik.

Sedangkan ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang, Resha menyampaikan pihaknya dari AJI Palembang menyambut baik dukungan dari teman-teman mahasiswa tersebut. Bagi kami, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga kebebasan pers dari oknum-oknum yang hendak menjegal kebebasan tersebut.

“Dukungan ini juga bermakna jika masyarakat, khususnya mahasiswa, sudah mengerti posisi media massa di era ini,” tutupnya. (DN)

Pos terkait