KATANDA.ID, Palembang – Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan kembali menjadi sorotan DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) setelah aksi begal menewaskan seorang warga di kawasan Kertapati, Palembang.
Wakil Ketua DPRD Sumsel H Nopianto meminta pemerintah daerah segera memperhatikan titik-titik jalan yang minim penerangan dan dikenal rawan kejahatan.
Menurut Nopianto, kondisi jalan yang gelap dapat meningkatkan kerawanan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.
“Atas nama DPRD Sumatera Selatan, kami turut prihatin atas meninggalnya warga tersebut. Terlebih, lokasi kejadian merupakan kawasan yang penerangan jalannya masih minim,” ujar Nopianto, Jumat (21/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan ADPL (21) di Jalan Jenderal Sabihi Darwis, Kelurahan Kramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor diduga dibuntuti dua pelaku sebelum menjadi sasaran kejahatan. Dalam kasus tersebut, polisi telah mengamankan seorang tersangka berinisial AM (26), sementara rekannya, IP alias T, masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Penerangan Jalan Jadi Langkah Preventif
Nopianto menilai pemasangan dan perbaikan lampu penerangan jalan harus menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Ia meminta pemerintah tidak hanya bergerak setelah terjadi tindak kriminal, tetapi juga melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kami meminta agar titik-titik yang rawan segera mendapat perhatian, termasuk penerangan jalan. Ini penting sebagai upaya preventif untuk mengurangi ruang terjadinya kejahatan,” katanya.
Menurutnya, penerangan jalan yang memadai dapat meningkatkan visibilitas pengguna jalan sekaligus membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Selain penerangan jalan, Nopianto juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia mengajak warga kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitar tempat tinggal.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kembali sistem keamanan di lingkungan masing-masing. Kesadaran dan kepedulian bersama sangat efektif dalam mencegah terjadinya kejahatan,” pungkasnya. (*)










