4.309 Jamaah Haji asal Sumsel Babel Telah Berangkat ke Tanah Suci

Jamaah haji embarkasi Palembang.

KATANDA.ID, Palembang – Sebanyak 359 jamaah haji kloter 12 Embarkasi Palembang, Jumat (9/6/2023) siang ini diterbangkan menuju Jeddah, Arab Saudi.

Total jamaah yang telah diberangkatkan Embarkasi Palembang hingga hari ini berjumlah 4.309 jemaah. Rinciannya, jemaah Sumsel 3.185 jemaah, Babel 1.065 jemaah, serta 59 petugas kloter.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan menjelaskan, saat ini sebagian jemaah embarkasi Palembang masih berada di Madinah, yaitu kloter 6, kloter 7, kloter 8, kloter 9, dan kloter 10. Sedangkan kloter 1, 2, 3, 4, dan kloter 11 sudah berada di Mekkah.

Adapun kloter 5 hari ini bergerak dari Madinah menuju Mekkah, sedangkan kloter 12 terbang dari Palembang menuju Jeddah.

“Alhamdulillah, hingga kloter 12 hari ini, proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Palembang berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti yang ditemui. Semoga hal ini berlanjut hingga penerbangan kloter terakhir,” harap Syafitri.

Kepada para jamaah, Syafitri kembali berpesan untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan. Apalagi cuaca di Arab Saudi masih sangat panas. Jamaah harus mampu beradaptasi dan banyak mengkonsumsi air putih.

“Fokuslah untuk ibadah. Kurangi aktifitas-aktifitas yang menguras energi. Jangan lupa manfaatkan waktu untuk beristirahat. Persiapkan diri menghadapi puncak haji di Armuzna dari tanggal 8-13 zulhijjah,” pesan Syafitri.

Terkait tambahan kuota dari Arab Saudi, Syafitri menjelaskan, Sumsel mendapatkan tambahan kuota 296. Kemenag Sumsel saat ini masih menunggu penjadwalan untuk kuota tambahan.

“Sampai hari ini kuota tambahan untuk Indonesia sebanyak 8.000 dan dibagi untuk nasional. Kita lagi menunggu penjadwalan nasional,” tuturnya.

Kabag Agama Pemprov Sumsel H. Sunarto dalam sambutannya saat melepas kloter 12 berpesan agar jemaah dapat menjaga nama baik Indonesia, selalu menjaga kesehatan sehingga kembali dengan jumlah yang sama ketika berangkat.

Dia menegaskan, jamaah dapat meminta bantuan petugas bila sakit atau ada keperluan. “Banyak-banyak bersyukur karena tidak mudah untuk dapat dipanggi berangkat ke Tanah Suci. Doakan saudara-saudara kita yang belum berangkat untuk disegerakan berangkat,” pesan Sunarto.

(Rel)

Pos terkait