Menulis Informasi untuk Konvergensi Media

Oleh : Maspril Aries

Menulis adalah salah satu alat komunikasi manusia dari sekian banyak alat komunikasi. Namun manusia lebih banyak berkomunikasi secara lisan. Menulis sudah lama dikuasai manusia. Nenek moyang kita dulu sudah mengenal keterampilan menulis sebagai media komunikasi. Zaman dulu mereka berkomunikasi atau menyampaikan pesan dengan lambang-lambang yang disepakati bersama. Bukti tersebut bisa dilihat pada relief-relief di situs batu yang sampai kini bisa dijumpai.

Bacaan Lainnya

Kalau nenek moyang kita sejak masa lalu sudah bisa menulis, maka manusia yang hidup saat ini juga tentu bisa menulis. Setiap orang bisa menulis. Menulis kedengarannya sangat mudah dan bisa dilakukan siapa saja. Anak Sekolah Dasar juga sangat pandai menulis dan membuat kalimat. Bahkan anak-anak Taman Kanak-kanak sudah diajarkan menulis kata-kata.

Namun menulis yang akan menjadi bahasan kali ini adalah membuat sebuah karya tulis atau naskah yang bisa memberikan informasi, menghasilkan sesuatu pengetahuan yang bermanfaat bagi pembacanya atau orang banyak. Seperti menulis berita atau menulis artikel yang disebarkan melalui media massa.

Media massa kini tidak lagi identik dengan media cetak (surat kabar dan majalah), media elektronik (radio dan televisi) media massa berkembang bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi, media massa pun mengikuti arus perkembangan tersebut, lahirlah media online dan media sosial (medsos).

Banyak perusahaan media massa atau pers lalu mengadopsi kemajuan teknologi informasi khususnya dalam pemanfaatan internet. Bisnis media tidak hanya bertumpu pada satu platform (media cetak) membuat media massa harus membuat berbagai produk atau multi platform atau multi meda. Banyak media massa sekarang memproduksi e-paper, radio, streaming, media sosial, kanal youtube dan lain-lain yang semua itu bersinggungan dengan teknologi informasi atau teknologi digital untuk bisa survive.

Perkembangan media massa yang melibatkan banyak faktor teknologi di dalamnya atau multi media tersebut disebut sebagai konvergensi media. Kehadiran internet mendorong media massa menerapkan konsep konvergensi media. Inovasi konvergensi media dibutuhkan agar media massa mampu bertahan dalam persaingan bisnis media yang semakin ketat.

“Konvergensi media adalah perkembangan gerak media setelah meruyaknya pemakaian internet di Indonesia,” kata wartawan senior Marah Sakti Siregar. Konvergensi media merupakan penggabungan berbagai bentuk media, menjadi sebuah bentuk media baru.

Konvergensi media menurut McIntosh Pavlik dalam “Converging media : an introduction to mass communication” (2003), adalah adanya penggabungan proses-proses komputer, telekomunikasi, dan media dalam lingkungan digital.

Mari Menulis

Bagaimana kita bisa menulis dengan menghasilan sebuah karya tulis khususnya artikel atau tulisan non fiksi untuk media massa? Adanya banyak teori tentang menulis, ada banyak buku teori menulis yang sudah diterbitkan banyak penulis. Menurut wartawan senior Dahlan Iskan, “Menulis itu seperti naik sepeda tidak ada sekolahnya dan tidak ada kursus latihannya, siapapun bisa menjadi penulis.”

Jika ingin bisa menyetir mobil ada banyak kursus setir mobil. Kalau ingin bisa naik sepeda apakah ada tempat kursusnya? Tidak ada. Untuk bisa menulis artikel seseorang hanya perlu terus berlatih dan berlatih, seperti menaiki sepeda seseorang harus terus berlatih walau sampai terjatuh, maka lambat laun akan bisa dan terbiasa.

Harus diingat bahwa aktivitas menulis tidak ada hubungannya dengan bakat, yang ada dalam diri setiap orang adalah potensi. Kita semua memiliki potensi untuk menulis, potensi itu harus terus digali, dikembangkan dan diasah. Persoalannya, kita tidak pernah memulai dan selalu dihantui ketakutan, takut gagal.

Tulis-menulis dalam dunia Islam bukanlah hal baru. Dalam bentangan sejarah perjalanan Islam, kita selalu melihat adanya keterkaitan antara kegiatan tulis-menulis dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Bukti tersebut bisa kita lihat  kembali sejarah pemikiran-pemikiran Islam yang ditulis pada buku-buku keislaman.

Pos terkait