Menulis Informasi untuk Konvergensi Media

Jadi topik adalah pokok permasalahan dalam sebuah tulisan. Topik sebuah tulisan bukan judul tulisan. Topik dan judul adalah dua hal yang berbeda. Judul adalah identitas karya tulisan atau karangan yang harus ada setelah tulisan selesai ditulis, sedangkan topik adalah pokok permasalahan yang harus ada sebelum penulisan dikerjakan.

Seorang penulis kerap kesulitan dalam menemukan topik tulisannya, terutama penulis pemula. Kesulitan tersebut muncul karena kurang mengetahui dan mengenal topik atau tema yang akan ditulis. Untuk mengatasi masalah tersebut ada tips yang bisa digunakan.

Bacaan Lainnya

Pertama,  pilihlah topik yang paling dikuasai dan sesuai dengan keinginan serta mudah memperoleh sumber referensinya. Kedua, harus banyak membaca bacaan yang sesuai dengan tema yang akan ditulis. Ketiga, jangan terlalu banyak yang akan dikaji atau diulas dalam tulisan tersebut sehingga tulisan menjadi dangkal.

Tujuan Menulis

Tujuan menulis berkaitan erat dengan gaya menulis dan jenis tulisan yang dihasilkan.Tujuan menulis sudah ditentukan sebelum penulisan dimulai. Ada beberapa bentuk tulisan berikut tujuan :

  1. Eksposisi : Tujuan tulisan untuk menerangkan, mengupas, menguraikan, dan menginformasikan sesuatu.
  2. Deskripsi : Tujuan tulisan untuk memberikan gambaran sesuatu kepada pembaca.
  3. Argumentasi : Tujuan tulisan untuk menyampaikan pendapat yang bersifat meyakinkan disertai dengan fakta dan data serta alasan-alasan yang rasional.
  4. Persuasi : Tujuan tulisan untuk mempengaruhi seseorang atau membujuk agar pembaca menuruti apa yang diinginkan penulis.
  5. Narasi : Tujuan tulisan untuk memberitahukan sesuatu kepada pembaca secara kronologis.

Tulisan di Media Massa 

Secara umum jenis tulisan itu ada dua macam, yaitu tulisan fiksi dan non fiksi. Jenis tulisan fiksi adalah karya sastra yang isinya merupakan hasil karangan atau rekayasa imajinasi dan banyak menggunakan khayalan. Bentuknya bisa berupa puisi, sajak, pantun, syair, gurindam, hikayat, cerita pendek, cerita bersambung, novel atau cerita untuk anak. Orang yang menulis jenis tulisan fiksi disebut pengarang (author).

Sedangkan tulisan non fiksi ditulis berdasarkan fakta, realita, kajian ilmiah dan logi atau bukan hasil rekayasa imajinasi atau khayalan. Bentuk jenis tulisan  non fiksi yang dikenal masyarakat diantaranya artikel, opini, berita, esai, kolom, editorial, resensi, surat pembaca, wawancara, biografi dan laporan hasil penelitian atau karya ilmiah. Orang yang menulis jenis tulisan non fiksi disebut penulis (writer).

Tulisan di media massa (cetak atau online) ada beragam jenis atau bentuknya. Di media massa jenis tulisan yang disajikan ada tulisan fiksi dan tulisan non fiksi. Tulisan fiksi yang dimuat dalam rubrik sastra media massa seperti tulisan cerita pendek (cerpen), cerita bersambung dan puisi. Tulisan non fiksi di media massa tersaji dalam bentuk berita, opini, editorial atau tajuk rencana, pojok, esai, kolom, analisis, artikel, resensi, surat pembaca dan wawancara.

Jika tetap ingin mampu menulis menjadi penulis, maka camkan pesan dari novelis Tere Liye, “’Maka kalau ingin jadi penulis, kuncinya latihan, latihan, latihan, titik.”

Selamat menulis.

(Maspril Aries, Jurnalis dan Penggiat Kaki Bukit Literasi)

 

Pos terkait