Dari Disertasi Firdaus Komar ke Direktur UKW PWI Pusat

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar. (FOTO: Humas Pemprov Sumsel)

Sebelum menjabat Direktur UKW, Firdaus Komar sudah menjadi salah seorang penguji UKW dari PWI. “Saya tidak pernah menawarkan diri menjadi penguji, semua itu melalui proses dasar dari asesment dan psikotes. Lulus asesment tahun 2017 menjadi tahun pertama sebagai penguji UKW.

Menjadi asesor sejak tahun 2017, Firko tertarik menganalisa berkaitan dengan proses pengelolaan pengujian UKW di PWI. Dengan tujuan memberikan manfaat dalam konteks kajian keilmuan, Firko melakukan penelitian untuk disertasinya pada tentang model pengelolaan program UKW yang efektif untuk memenuhi standar kompetensi wartawan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Saat waktunya tiba, disertasi itu harus diuji dalam sidang terbuka oleh tim penguji dengan promotor Prof Kiagus Muhammad Sobri, Prof Slamet Widodo, Prof Alfitri, Dr Prof Abdul Najib, Dr Andy Alfatih dan penguji tamu Prof Paulus Israwan dari Universitas Jendral Soedirman (Unsoed). Pada saat itu Hendy Ch Bangun memenuhi undangan Firko, hadir pada sidang doktor tersebut. Semua itu terjadi tepat satu tahun yang lalu.

Dalam kapasitas sebagai Ketua PWI Sumsel 2019 – 2024, kepemimpinan Firko dinilai banyak orang cukup berhasil. Banyak program dan terobosan yang dilakukannya. Tak heran jika kemudian banyak anggota PWI Sumsel melanjutkan kepemimpinannya menjadi dua periode.

Firdaus Komar saat ujian doktor Fisip Unsri. (FOTO : Maspril Aries)

 

Firko bercerita, pada awal kepengurusan sebagai Ketua PWI Sumsel sangat berat. Tantangan di depan mata menghadang, kondisi keuangan organisasi yang memprihatinkan, kondisi sekretariat yang tidak memadai kemudian komitmen dalam berorganisasi serta program yang belum terukur.

“Alhamdulillah akhirnya persoalan persoalan bisa diatasi tentu bantuan seluruh pengurus dan pihak stakeholder yang sangat percaya dengan lembaga PWI, persoalaan finansial, kantor serta program PWI bisa berjalan,” ujar Firdaus.

Akhirnya saat memutuskan untuk menerima amanah sebagai Direktur UKW dan melepas posisi Ketua PWI Sumsel, secara konstitusi PWI tidak boleh merangkap posisi. Kini jabatan Direktur UKW yang disandanganya menjadi tantangan dan tugas serta tanggung jawab untuk berada di Betawi, Jakarta.

Pos terkait