Memulai tugasnya sebagai Direktur UKW, Firko mulai melakukan pembenahan dari infrastruktur sosial dan starting dengan melakukan asesment psikotes bagi seluruh penguji yang telah berpraktik sebagai penguji cuma belum asesment psikotes. “Tentu hal ini membuat kontroversi. Namun dasar kuat untuk pembenahan akhirnya dilakukan,” katanya.
Firko berharap dengan berkontribusi di ruang baru sebagai Direktur UKW akan memberikan nilai manfaat kepada kemajuan pers di Indonesia. Belum genap tiga bulan menjabat Direktur UKW, PWI Pusat telah menjalin kerjasama dengan Kementerian BUMN untuk mendukung Program UKW se Indonesia.

“Alhamdulillah take off program UKW PWI- BUMN telah dimulai di tiga PWI Provinsi se Indonesia yaitu di Manado, Sulawesi Utara, Kupang Nusa Tenggara Timur, dan PWI Aceh pada 28-29 Desember 2023 lalu secara serentak”, ujar Firdaus.
Dilanjutkan, pada Januari 2024 akan dilaksanakan pada tujuh PWI Provinsi yaitu Lampung, Bengkulu, DIY, Kalimantan Tengah, NTB, Papua, dan Papua Selatan.
Dalam melakoni hidup menurut Firko, apapun amanah dalam berorganisasi adalah bonus ruang pengabdian dan tanggung jawab profesi. Dalam berorganisasi Firko menjalani dengan berproses. Seperti di organisasi PWI, ia memulainya dari bagian seksi, Ketua SIWO PWI Sumsel, Wakil Sekretaris, sebagai Sekretaris PWI Sumsel dua periode, dan baru menjadi Ketua PWI Sumsel 2019-2024. Kini menjabat Direktur UKW PWI Pusat. (ril/mas)









