Fauzi Amro Targetkan 38 Sumur Bor Modern Rampung Desember 2026

KATANDA.ID, Lubuklinggau – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H. Fauzi Amro, M.Si., memastikan bantuan sumur bor modern untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sejumlah pondok pesantren (ponpes) di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Pada Kamis (15/10/2026), Fauzi Amro meninjau sekaligus memastikan penyelesaian bantuan sumur bor modern di dua pondok pesantren di Kota Lubuklinggau, yakni Ponpes Ar Risalah dan Ponpes Mazroillah. Kedua fasilitas tersebut telah selesai dikerjakan dan siap dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih para santri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari reses kunjungan kerja perseorangan Fauzi Amro sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih di lingkungan pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Amro mengatakan, pihaknya saat ini melakukan pemantauan terhadap pembangunan 38 titik sumur bor modern yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Menurutnya, pembangunan sumur bor tersebut dilakukan secara bertahap. Sejumlah titik telah selesai dikerjakan, sementara titik lainnya masih dalam proses penyelesaian.

“Kami sedang meninjau 38 sumur bor yang ada di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara. Ada yang sudah selesai dan ada juga yang masih dalam proses penyelesaian,” ujar Fauzi Amro.

Ia menjelaskan, sehari sebelumnya dirinya telah meninjau dua titik pembangunan sumur bor di Kabupaten Musi Rawas. Kedua titik tersebut telah selesai dikerjakan dan memasuki tahap akhir atau finishing.

Sementara itu, hasil peninjauan di Kota Lubuklinggau juga menunjukkan perkembangan positif. Sumur bor modern di Ponpes Ar Risalah dan Ponpes Mazroillahillah telah selesai dibangun sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh para santri.

“Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung sumur bor di Pondok Pesantren Ar Risalah dan Mazroillahillah. Keduanya sudah selesai dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih seluruh santri,” ungkapnya.

Fauzi menegaskan, seluruh pembangunan 38 titik sumur bor modern tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar pengerjaan berjalan sesuai target dan fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi penerima bantuan.

“Kami menargetkan kurang lebih 38 sumur bor di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara dapat diselesaikan seluruhnya pada Desember 2026,” tegasnya.

Tak hanya itu, Fauzi Amro juga menyampaikan rencana keberlanjutan program bantuan sumur bor modern pada 2027. Program tersebut diharapkan dapat menjangkau pondok pesantren yang belum memperoleh bantuan di tiga wilayah tersebut.

“Pada 2027, insyaallah seluruh pondok pesantren di Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Muratara yang belum mendapatkan bantuan sumur bor modern akan kita upayakan untuk mendapatkan bantuan serupa,” jelasnya.

Ia berharap, keberadaan sumur bor modern tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih para santri, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pondok pesantren.

Fauzi juga mengharapkan dukungan Pemerintah Kota Lubuklinggau agar fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, saya bersama Pak Wali Kota Lubuklinggau, sumur bor ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh santri dan juga masyarakat sekitar. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun tidak dirawat, karena manfaatnya harus bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Menurutnya, berbagi akses air bersih juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan banyak orang.

“Prinsipnya, air itu semakin kita memberi sedekahnya, insyaallah akan terus mengalir. Semoga bantuan sumur bor modern ini membawa manfaat, keberkahan, dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri serta masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Mil)

Pos terkait